Verily, in the remembrance of Allah do hearts find rest (Holy Scripture)

Silahkan cek link di bawah ini untuk pidato ajaran spiritual dari Santa Riaz Ahmed Gohar Shahi :-

 

Kata "ALLAH"

Bahasa Syriac, yang dipakai di alam langit, adalah bahasa yang mana malaikat dan Tuhan berbicara (satu sama lain). Adam Safi-Allah menggunakan bahasa ini di surga. Adam dan Hawa turun ke dunia, dan tinggal di Arab. Anak-anak mereka juga berbicara dengan bahasa yang sama, sebagai hasil dari keturunan mereka yang menyebar di dunia, bahasa ini berkembang dalam bahasa Arab, Persia, Latin dan Inggris. Dengan demikian, Tuhan disebut dengan nama yang berbeda-beda dalam bahasa yang berbeda-beda. Ketika Adam tinggal di Arab, ada banyak kata dari bahasa Syriac dalam bahasa Arab. Tuhan memanggil para nabi, Adam sebagai Adam Safi-Allah, Nuh sebagai Nuh Nabi-Allah, Ibrahim sebagai Ibrahim Khalil-Allah, Musa sebagai Musa Kalim-Allah, Jesus sebagai Isa Ruh-Allah, dan Muhammad Rasul-Allah. Kalimah-kalimah tersebut (shahadat) dalam bahasa Syriac dituliskan dalam Loh Mahfuz (Kitab Induk Langit yang terjaga) sebelum para pembawa risalah datang (ke dunia ini). Inilah mengapa Nabi Muhammad berkata, “Aku adalah seorang nabi bahkan sebelum aku datang ke dunia ini.”

Sebagian orang mengira bahwa Nama Allah adalah sebuah nama yang diberikan oleh Muslim, tapi tidak begitu halnya.

Nama ayah Nabi Muhammad adalah Abd-allah pada saat Islam bahkan belum muncul. Nama Allah disebut dengan kalimah (shahadat) dari tiap nabi sebelum Islam juga. Ketika jiwa-jiwa dimunculkan, kata pertama dari lidah mereka adalah Allah. Ketika jiwa memasuki tubuh Adam, itu masuk ke dalam tubuh setelah mengatakan, ‘Ya Allah’. Banyak agama mengambil hal ini sebagai kebenaran, dan menyebut Nama Allah, dan yang lain terhalang dengan sendirinya dari Nama tersebut karena keraguan dan rasa tidak percaya/kecurigaan.

 

Untuk selengkapnya, baca buku “Agama Tuhan – Cinta Tuhan”


Pesan dari Santa Gohar Shahi adalah Cinta Tuhan

Karena semua agama menyembah Tuhan yang sama, Santa Gohar Shahi mengangkat duka cita besar dan mengatasi kebencian dan diskriminasi, yang berasal dari kesalahpahaman agama-agama tersebut. Beliau bekerja keras dengan tujuan semua komunitas bersatu dengan mengenali keesaan Tuhan dan telah mencurahkan seluruh hidup beliau hingga akhir hayat.

Santa Gohar Shahi berkata:

“Semua agama berasal dari satu Tuhan. Agama adalah seperti kendaraan, yang membawa kalian ke tujuan. Kalian dapat tersesat jika kalian dipenuhi dengan agama, dan melupakan Tuhan, -Sang Tujuan.”
 

Spiritualitas (Ruhaniyat) adalah suatu cara untuk meraih Cinta Tuhan. Spiritualitas adalah untuk memfasilitasi transformasi detak jantung secara fisik dengan menyebut Nama personal Tuhan (Allah). Jika Tuhan (Allah) memasuki hati, barulah kemudian kita akan dapat menemukan Cinta tersebut dan menemukan kedamaian di dalam hati kita.
 

Santa Gohar Shahi menjelaskan tentang Meditasi Hati dan bagaimana cara untuk meraih Cinta Tuhan

Metode untuk memproduksi Cahaya (Energi Tuhan)

Kindly take permission of Heart Meditation (Zikr-e-Qalb) either from picture of His Holiness Riaz Ahmed Gohar Shahi from Moon or from video below before practicing the methods mentioned here, in order to experience true benevolence

Pada masa prasejarah, menggosok batuan bersama-sama, menimbulkan api, dan menggosokkan dua metal secara bersamaan juga memproduksi bunga api. Sekarang, listrik dibuat dari gerakan air. Dengan cara yang sama, energi listrik diproduksi oleh getaran detak jantung dan oleh gesekan darah di dalam tubuh manusia. Ada kira-kira satu setengah volt listrik di dalam setiap tubuh manusia, dan ini menjaga tubuh tetap gesit. Ketika detak jantung melambat dalam usia tua, itu mengurangi listrik di dalam tubuh dan konsekuensinya pada kegesitan. Pertama-tama, detak jantung harus dibuat menonjol. Sebagian orang melakukannya dengan menari, sebagian lain dengan olah raga dan latihan, dan yang lainnya lagi dengan meditasi dan menyebut Nama Allah.

Ketika detak jantung meningkat, cobalah untuk menyinkronkan Allah Allah dengan setiap detak atau cobalah untuk menyinkronkan Allah dengan satu detak dan Hu dengan detak yang lain. Kadang-kadang tempatkan tanganmu di jantung, dengan merasakan detak jantungmu, cobalah untuk menyinkronkan Nama Allah. Di lain waktu, sinkronkan itu dengan irama (ritme) dari denyut nadi, dan bayangkan bahwa Allah sedang memasuki hatimu. Penyebutan Allah Hu lebih baik dan lebih cepat pengaruhnya. Jika seseorang merasa keberatan pada Hu atau rasa takut menyebutkan Hu, maka sebagai gantinya, menyinkronkan Allah Allah dengan getaran (jantung). Itu bermanfaat bagi aspiran dalam rangkaian doa, ingatan, dan doa untuk memelihara psikis sebersih mungkin karena:

 “Tidak hormat tidak dipenuhi, rasa hormat dipenuhi”

Metode Pertama untuk memproduksi Cahaya

Tulislah Allah pada kertas dengan tinta hitam, dan latihlah ini selama kamu ingin setiap harinya. Kata Allah akan terbayang-bayang di matamu dari kertas itu suatu hari. Kemudian cobalah untuk memindahkan kata Allah dari mata ke hati dengan konsentrasi.

Metode Kedua untuk memproduksi Cahaya

Tulislah Allah dalam bolam lampu kosong dengan warna kuning. Pada saat kamu bangun atau sesaat sebelum tidur, konsentrasi, dan coba untuk menyerap nama itu ke dalam matamu. Ketika itu muncul dan membayang-bayangi matamu setelah beberapa hari, cobalah untuk memindahkannya ke hati dengan konsentrasi.

Metode Ketiga untuk memproduksi Cahaya

Metode ini untuk orang-orang yang memiliki Kamil Murshid (seorang pemandu universal), yang melakukan itu dengan hubungan dan afiliasi spiritualnya. Duduk menyendiri (mengasingkan diri), bayangkan bahwa jari telunjukmu adalah sebuah pena. Gunakan jari telunjukmu dan dengan konsentrasi, cobalah menulis Allah di hatimu. Panggillah pemandu universalmu bahwa dia juga, memegang jarimu, sedang menuliskan Allah ke dalam hatimu. Latihlah ini setiap hari, hingga kamu melihat Allah tertulis di hatimu.  

Pada metode pertama dan kedua, Nama Allah menjadi tertulis di dalam hati, seperti halnya itu biasa ditulis atau dilihat. Ketika itu mulai sinkron dengan detak jantung, itu akan berangsur angsur mulai gemerlapan. Ketika bantuan pemandu universal tersedia, itu akan terlihat tertulis dengan baik dan bersinar di hati sejak awal.

 

DAPATKAN IJIN MEDITASI HATI (DZIKR QALB)

          

Siapapun yang menonton video di atas bisa mendapatkan ijin Meditasi Hati (Dzikr Qalb) dengan menirukan ALLAH ALLAH ALLAH dengan Santa Riaz Ahmed Gohar Shahi dan kemudian dapat mempraktekkan Dzikr (meditasi) tanpa rasa takut

Untuk selengkapnya, baca buku “Agama Tuhan – Cinta Tuhan”

=======================

Politik bukanlah tujuan kami, sekterianisme juga bukan jalan kami. Kami hanya mengoreksi bangsa/umat muslim melalui pengajaran mistisisme (tarikat), spiritualitas, dan sedang menyatukan muslim pada satu tujuan penyatuan. Dengan mengambil pengetahuan luar (syari’at), umat telah terbagi menjadi 72 sekte dan sedang mengatai satu sama lain sebagai kafir. Di sisi lain, para pengikut pengetahuan tarikat tidak pernah menyebarkan perpecahan diantara mereka sendiri. Oleh sebab itu penting bagi umat muslim bahwa dengan pengetahuan verbal (syari’at) mereka seharusnya segera mengambil langkah maju meraih pengetahuan esoteris (tarikat). Dasar pengetahuan tarikat adalah zikr allah yang harus dilakukan dengan ijin dari pemandu spiritual sempurna dalam suatu cara sehingga itu akan menyatukan hati dan berlangsung terus menerus.

 

Setan nyata tidak pernah melakukan dosa apapun secara sendiri, melainkan dia sholat, seorang ulama besar, dan memberi fatwa juga. Kecemburuan, kesombonga, dan dengki harus ada di dalam diri setan nyata. Sifat-sifat ini ditemukan di dalam ulama duniawi. Ulama duniawi yang mengganggu para santa adalah setan nyata. Mereka telah mengganggu para santa di tiap era/masa, memfatwakan pembunuhan dan kafir atas mereka (para santa). Bahkan sekarang, ulama semacam itu ada dan sedang melakukan kerja mereka.

 

Para ulama sekarang sedang mengalami kerugian besar. Alasannya adalah bahwa para ulama tersebut setelah mendapatkan pengetahuan eksoteris (syari’at), bukannya menuju pengetahuan esoteris (tarikat), malahan berpolitik. Sementara itu Hazrat Syeh Abdul Kadir Jailani, Hazrat Usman Marwandi, Hazrat Moinudin Chishti, Hazrat Sharafudin dan Hazrat Data Ali Hajwari adalah para ulama syari’at yang hebat pada masa mereka. Tetapi setelah mendapatkan pengetahuan luar (syari’at) mereka beribadah dan bermeditasi di hutan-hutan dan mendapatkan pengetahuan dalam (tarikat), kenyataan (hakikat), dan theosofi (ma’rifat), berkedudukan dan berwibawa tinggi dan terkenal di dunia.