PERTANYAAN DARI PUBLIK DAN JAWABAN GOHAR SHAHI

DALAM PERTEMUAN DI KARACHI PAKISTAN

 

Audzubillahiminasyaitanirrajim (Aku berlindung kepada Allah dari Setan yang terkutuk)

Bismillahirrahmanirrahim (Dengan nama Allah yang Maha Pengasih Maha Penyayang)

Sahabat-sahabat tercinta! Ribuan khotbah telah disampaikan sebelum ini di seluruh Pakistan, di kota Karachi, bahkan di manca negara hampir setiap orang mungkin telah tahu tentang khotbah ini. Beberapa komplotan melakukan propaganda yang salah pada saat sebagian lain sedang melakukan propaganda pesan kami secara positif. Jadi pendapat saya adalah daripada membuat pidato lain, lebih baik orang-orang bertanya tentang apa yang menjadi pikiran mereka. Untuk ini saya mengundang hadirin bertanya kepada saya tanpa sungkan apapun yang mereka ingin utarakan.

 

Pertanyaan: Jika Allah punya banyak nama, mengapa anda hanya bicara tentang dzikr nama Allah, apa alasannya?

Jawaban: Allah memiliki 99 nama yang mana 98 merupakan atribut (nama sifat) sementara itu yang satu merupakan nama personalNya. Seluruh 124,000 nabi mempunyai nama sifat Allah, tetapi mereka semua tidak dapat mencapai pada seseorang (Nabi Muhammad SAW) yang memiliki nama personal tersebut. Nama-nama sifat, misal anda berdzikr Ya Rahman (wahai yang Maha Pengasih), anda hanya akan mencapai pada ampunanNya (Rahman), tetapi Dia adalah Satu/Dzat yang menunjukkan ampunan bahkan pada binatang-binatang. Jika anda melakukan dzikr Ya Razzaq (Maha Pemberi), anda akan hanya mencapai riskiNya (penghidupan)… Jadi apa yang sangat penting dalam hal ini? Dia adalah Satu/Dzat yang menyediakan makanan pada seekor serangga di dalam batu. Jika anda menyebut nama personal Allah, barulah kemudian anda dapat meraih esensi Tuhan. Setiap nabi memohon untuk nama personal (Ism Dzat), karena jika Penglihatan akan Allah memungkinkan, itu hanya dalam nama personal dan itulah mengapa mereka gagal untuk mendapatkan penglihatan akan Allah karena mereka tidak memiliki nama personal. Hanya Nabi Muhammad SAW yang dianugerahi nama personal dan terkait dengan ini, beliau (SAW) memiliki Penglihatan akan Tuhan. Dengan berkahnya beliau (SAW) nama Personal telah dipancarkan kepada ummah yang menjadi sebab kehebatan ummah ini. Satu-satunya perbedaan adalah bahwa nama personal Allah tidak dapat diucapkan tanpa berkah Allah yang dimiliki oleh nabi tercintaNya, sehingga orang mulai menyebut nama sifatNya. Semua nama sifat Allah dibungkus di dalam nama personal dan ini adalah alasan kami menekankan untuk mempelajari nama personal Allah (Ism Dzat) datang ke dalam diri anda, anda merasakan cinta personal dengan Allah, dengan nama personalNya. Jika gagal, anda boleh mengambil salah satu nama sifat.

 

Pertanyaan: Anda katakan bahwa cinta untuk Allah lebih baik daripada ibadah, sementara para ulama menekankan orang pada ibadah dan menganggap ini lebih besar nilainya. Jika cinta untuk Allah lebih besar (daripada ibadah), bagaimana ini bisa diraih?

Jawaban: Santa Sultan Bahu (RHT) berkata, “Dimana Ishq (cinta kasih) mengambil alih, keimanan itu tidak disadari.”

Orang ibadah berada jauh di belakang, orang dengan iman memimpin mereka (orang ibadah). Jadi beliau (Santa Sultan Bahu) berkata bahwa orang dengan iman bahkan tidak menyadarinya. Apa itu Ishq (cinta kasih)? Cinta dan Ishq (cinta kasih) adalah berbeda. Sekarang anda menyebut nama Allah dengan hati, tidak secara verbal (lisan), karena bahkan burung beo pun bisa melakukannya secara lisan, dan jika hati anda mulai menyebut nama Allah, maka hubungan anda dengan Allah adalah melalui hati anda. Segala sesuatu yang mendatangi hati, cinta akan terjadi. Dengan cara yang sama, jika Allah turun ke dalam hati, cinta untukNya juga akan muncul. Ini adalah cinta; ini belum Ishq (cinta kasih). Anda menyebut nama Allah…10 tahun, 12 tahun…selama anda ingin dan karena itu anda memiliki cinta untuk Allah. Setelah kehilangan semua cinta lain, cinta ini akan menang/berlaku, belum akan menjadi Ishq. Suatu hari akan datang kemudian, seseorang akan melihat anda yang namaNya anda sebut. Pada hari itu cinta akan mati dan Ishq akan mengambil alih. Jadi….jika Allah memandang pada seseorang dan orang tersebut yang kepadaNya dia beribadah. … dan jika Dia memandang kepada orang tersebut dan jika Dia berkata bahwa kamu milikKu. Ibadah apa yang berguna pada tahap ini? Ishq tidak untuk setiap orang… ini adalah untuk orang yang Allah berkehendak untuk menganugerahinya. 

 

Pertanyaan: Apa tujuan dan misi anda sebenarnya?

Jawaban: Sebagian orang berkata kapanpun masa jabatan politik tiba, bahwa orang-orang ini akan sekarang memasuki politik. Tetapi kami meremehkan politik semacam itu yang anda katakan sesuatu di pagi hari dan menyangkalnya di malam hari. Kami tidak suka politik semacam itu juga itu tidak dibolehkan di dalam agama. Sebagian orang berspekulasi bahwa dia adalah nabi sebagian lain berkata dirinya adalah nabi. Tidak akan ada nabi setelah Nabi Muhammad SAW dan kami menganggapnya sebagai kafir siapapun yang mengaku-aku. Mengenai Mahdiat (orang yang akan menjadi Imam Mahdi), kami percaya bahwa seseorang akan menjadi Mahdi yang Allah telah menyeleksi atas kehormatan ini dan pendeklarasian diri sebagai Mahdi akan dipermalukan dan banyak dari mereka telah dipermalukan. Ini adalah rahasia yang telah saya sadari. Tidak hanya saya, para ulama dari seluruh dunia berkata bahwa Mahdi telah datang. Dan kami berkata bahwa karena Nabi Muhammad SAW memiliki segel kenabian di punggung beliau, dengan cara yang sama, siapapun yang akan menghadirkan segel Mahdiat di punggung beliau, kami akan menerima beliau sebagai Mahdi. Entah bagaimana beliau akan menjadi!

 

Pertanyaan: Anda sedang menghadapi oposisi (perlawanan) yang tak terkendali, anda tidak takut?

Jawaban: Saya tidak perduli. Saya bergerak kemanapun seperti ini. Itu ada alasannya. Saya tidak inginkan uang dari seseorang. Allah telah memberkahi saya dengan begitu banyak hal dan dengan wilayah kekuasaan… saya tidak perlu menanggung beban atas perlawanan siapapun. Jika saya tidak memperturutkan hati di dalam politik, mengapa saya harus bertoleransi atas permusuhan seseorang? Saya ingin berada dalam keadaan yang benar-benar tenang... benar-benar terpisah. Tetapi… ada suara langit yang memandu saya untuk berkata ini dan itu. Saya percaya bahwa Dia yang menyuruh saya adalah berkuasa diatas siapapun. Oleh sebab itu, jika tak ada seorangpun yang dapat melukai saya, maka mengapa saya harus takut?

 

Pertanyaan: Dalam beberapa hari terakhir ini ada banyak pembicaraan tentang pertemuan anda dengan Nabi Isa AS. Apakah anda benar-benar bertemu beliau?

Jawaban: Lihatlah. Begitu banyak orang mengakui bahwa kami bertemu Nabi Muhammad SAW. Mengapa pertemuan-pertemuan ini tidak dipublikasikan melawan mereka? meskipun Nabi Muhammad SAW unggul atas Nabi Isa. Banyak orang berkata bahwa kami juga bertemu Allah, mengapa ini tidak dipublikasikan melawan mereka? Jadi bagaimana jika saya menyebut Nabi Isa? Secara jelasnya telah terjadi sebuah pertemuan, saya memang melihat beliau, tetapi saya tidak tahu apakah beliau dalam wujud spiritual atau fisik…saya tidak berkata apakah beliau secara spiritual atau secara fisik. Bahkan saya belum yakin…saya tidak tahu beliau berada dalam kondisi spiritual atau fisik. Tetapi jika kebetulan bertemu lagi dengan beliau saya akan secara jelas mengeceknya. Mereka (orang-orang) berkata bahwa beliau (Nabi Isa AS) akan turun di Kabah atau Baitul Maqdis. Tetapi saya tidak mengatakan apapun tentang kedatangan beliau. Saya hanya berkata tentang pertemuan dengan beliau.

 

Pertanyaan: Kami telah mendengar bahwa anda memberikan dzikr Qalb bahkan kepada orang Hindu, Sikh, dan Kristen, meskipun mereka bukan orang Islam. Bagaimana ini mungkin bahwa hati orang non muslim dapat menyebut nama Allah?

Jawaban: Anda memberitahu saya, ketika Nabi Muhammad SAW datang, adalah Muslim? Ini adalah orang-orang tersebut pada waktu itu, beliau (SAW) mengajarkan kepada orang-orang ini. Beliau SAW tidak segera meminta mereka untuk mengucapkan kalima shahadat dan salat. Pertama, beliau mengintip hati orang, ketika nama Allah mulai di dalam diri mereka, mereka wajib untuk berkata La ilaha Ilallah Muhammadur Rasulullah (Tiada Tuhan selain Allah, Muhammad Rasul Allah). Sekarang kami meminta setiap orang, baik pendosa maupun kafir yang keras, untuk menyebut nama Allah dengan ritme detak jantung. Ini tidak akan terjadi dengan perintah kami, ini akan mulai dengan kehendak Allah, dan hati tersebut setelah mendapatkan perintah Allah akan mulai menyebut namaNya. Apa itu jika bukan Muslim?... Jika tidak hari ini, tentunya besok (itu akan menuju ke Allah). Pendosa hari ini akan menjadi seorang saleh besok, bukankah begitu? Jadi siapapun yang dikehendaki Allah, tak seorangpun dapat menghalanginya.

Mungkin mereka Muslim, mungkin mereka kafir, mungkin mereka hidup dan mungkin pula mereka sudah meninggal.

Kepada siapa Dia (Tuhan) berkehendak, kepadanya Dia berteman. Dia dapat membuat hal ini dan ada banyak cerita bahwa para kafir yang keras dan perampok menjadi wali ketika Dia melemparkan PandanganNya pada mereka… anda bicara tentang menjadi Muslim, mereka berubah menjadi wali. Tanpa peduli mereka kafir atau pendosa, hanya hati yang benar-benar menyebut nama Allah yang akan telah menjadi Muslim dan itu kenyataan yang perlu dicatat. Tontonlah video… tahun lalu saya memberi mereka dzikr dan tahun berikutnya mereka sedang menyebut kalimah. Sebenarnya, ini adalah suatu metode yang di dalamnya tidak secara langsung kami mengajari mereka tentang Quran juga tentang salat, jadi kami mengajari mereka tentang hati. Kemudian, perlahan-lahan mereka berubah menjadi vokal dari hati (dari hati menuju lisan).

 

Pertanyaan: Anda menekankan terlalu banyak tentang kesucian di dalam diri, bagaimana kami dapat membersihkan dan menyucikan bagian dalam diri kami?

Jawaban: Diri bagian dalam sangatlah penting. Anda tempatkan di sini orang Hindu, Sikh, Kristen dan Muslim dalam satu barisan, tanyai Allah, “Manakah yang akan Engkau lihat, yang mana dari mereka yang akan Engkau lihat?” Dia tidak akan melihat jenggot tidak juga sujud. Allah melihat pada hati yang bersinar. Kami katakan bahwa jika anda tidak memiliki kesucian di dalam diri, apa bedanya antara anda dan dia? Perbedaannya hanya terletak di lidah, bukan? Ya, jika dalam diri anda suci, barulah kemudian anda unggul atas dia… jika tidak, pengakuan anda hanya di mulut seperti burung beo. Dan bagaimana dalam diri dapat menjadi suci? Ada dua jenis ibadah; pertama adalah penyucian luar dan kedua adalah penyucian dalam. Salat dan puasa membersihkan diri bagian luar/tubuh luar, ini juga perlu; tetapi yang ada di dalam juga perlu disucikan. Ini adalah alasannya. Jika dalam diri anda belum tersucikan, tak ada kesucian tinggal di dalam diri anda. Anda membaca Quran siang malam, salat tetapi mereka tidak berada di dalam diri anda, karena diri anda tidak suci. Ini adalah alasan… jika salat dan Quran berada di dalam diri anda, maka sekterianisme akan binasa. Maka mengapa Muslim saling bunuh satu sama lain? Semua Mukmin adalah saudara; tetapi anda bukan Mukmin. Jika anda sudah menjadi mukmin, maka kalian semua akan bersatu. Dan untuk menjadi satu “hati anda adalah tempat tinggal Allah”. Ini juga dikatakan menurut Hadits. Anda tidak akan menyebut Allah Allah di dalamnya, melainkan setan datang dan duduk di dalamnya. Hingga sekarang dan kecuali anda menendangnya (setan) keluar, hati dan nafs anda tidak akan pernah tersucikan. Ada metode untuk ini. Seperti halnya ada metode untuk salat dan puasa, dengan cara yang sama ada metode Dzikr Qalb (meditasi hati). Seperti butir-butir tasbih di tangan anda berdetak, dengan cara yang sama anda juga memiliki tasbih di dalam diri anda… itu juga tetap berdetak. Tasbih ini bagi orang-orang biasa. Bhulle Shah berkata:

“Tasbih hati kita menyebut Allah Allah”… Anda juga, ajari tasbih hati anda untuk menyebut Allah Allah.

Tik tik tersebut (detak jantung) yang sedang terjadi adalah tasbih hati. Itu menyebut Allah Allah lebih dari 6000 kali dalam sejam dan melampaui 125,000 kali dalam 24 jam.

Jadi, jika sebuah hati menyebut Allah Allah 24 jam, bagaimana iblis dapat memasukinya… iblis akan pergi barulah kemudian Rahman akan memasuki. Dan ketika penyebutan Allah Allah mulai…dengan detak jantung, yang terhubung dengan darah, maka “Allah” bergabung dengan “Allah”… melakukan perjalanan melalui darah, arteri, itu akan mencapai jiwa anda. Kemudian jiwa bangkit dan mulai menyebut nama Allah. Diluar tahapan ini, meskipun anda tidur ataupun sibuk kerja, tetapi jiwa-jiwa melanjutkan mantra/penyebutan mereka…dan itu akan berlanjut setelah kematian dan bahkan hari kiamat. Kematian hanyalah untuk tubuh, jiwa tidak mati…anda teratur salat, mereka akan berakhir dengan kematian anda, tetapi salatnya jiwa akan abadi…mereka akan terus salat hingga kiamat…mereka akan terus mempraktikan apa yang dipelajari di dunia ini. Dan ada sebuah konfirmasi sejarah atas ini. Sebelum naik ke surga untuk Miraj, Nabi Muhammad SAW memimpin semua nabi pendahulu dan para wali dalam salat. Jika anda memiliki jiwa yang tinggi semacam itu, anda mungkin punya kesempatan untuk berpartisipasi dalam salat tersebut. Salat itu berlanjut dari ribuan tahun lalu dan akan berlangsung selamanya. Oleh sebab itu, tujuan kami adalah untuk menyucikan jiwa dan hati di dalam tubuh. Ketika anda menyebut nama Allah dengan lidah, tubuh anda juga melakukannya. Anda seorang penipu (dari luarnya), tetapi kenyataannya ada di dalam diri anda. Anda menekankan kebohongan daripada kenyataannya, yang untuk kehidupan selanjutnya dan tidak akan mati. Mereka percaya pada anda…sebut nama Allah dan ajari mereka juga. Jika anda berhasil dalam mengajari mereka, percayalah pada saya, ini akan menjadi amal yang berkelanjutan (sadaqah jariyah) bagi anda hingga hari kiamat.

 

Pertanyaan: Sekarang ini, tidak hanya di Pakistan, ini terkenal di luar negeri dan sebagian dari kenalan saya yang tinggal di sana memberitahu saya, bahwa Gohar Shahi mengaku menjadi Mahdi. Hari ini saya mendapat kesempatan untuk bertemu anda…bersediakah anda memberitahu hal tentang Mahdi ini?

Jawaban: Saya telah menjelaskan bahwa sang Mahdi akan menunjukkan sesuatu yang luarbiasa… begitu luar biasa sehingga tak seorangpun mendapatkan cara untuk bertentangan dengan beliau. Pengikut dari setiap agama akan bersatu untuk mengenali beliau. Jika siapapun di sini mengaku menjadi Mahdi, tetapi orang-orang di Inggris, Eropa, atau Palestina menolak untuk menerima beliau, beliau tidak akan dianggap sebagai Mahdi. Mengenai orang-orang, tanyakan kepada mereka mengapa mereka berkata begitu. Kapanpun saya menanyai mereka mengapa mereka bicara seperti itu tentang saya, “Kalian ingin melibatkan saya dalam sesuatu?” mereka menjawab, “Kami mendapatkan petunjuk dari anda, jadi anda adalah Mahdi bagi kami.” Tapi Mahdi jenis ini bukanlah Mahdi yang sebenarnya. Beliau adalah seseorang yang akan dikenali oleh seluruh dunia dan Mahdi semacam itu adalah orang lain.

 

Pertanyaan: Dalam banyak pidato anda berbicara tentang shariat Muhammadi dan shariat Ahmadi. Tolong terangkan siapa yang yang diberkati dengan ini?

Jawaban: Tentang shariat Muhammadi, nama tubuh Nabi Muhammad SAW adalah Muhammad sementara jiwa beliau disebut Ahmad. Nama entitas spiritual pusat yang tersembunyi (Akhfa) disebut Hamid sementara nama entitas spiritual Ana beliau, juga ada di kepala anda, adalah Mahmud. Sekarang, shariat Muhammadi adalah aksi yang dilakukan oleh tubuh sementara aksi yang dikerjakan oleh jiwa disebut shariat Ahmadi. Nabi Muhammad SAW pergi untuk Miraj dengan tubuh beliau sementara itu pada saat beliau mengunjungi surga-surga dengan jiwa-jiwa beliau (entitas-entitas spiritual (ruh-ruh langit) dan jiwa manusia) berkali-kali. Ini adalah shariat Ahmadi. Jiwa beliau biasa salat bahkan sebelum kedatangan beliau ke dunia ini. Beliau berkata bahwa beliau seorang nabi sebelum kedatangannya ke dunia. Beliau berkata bahwa beliau seorang nabi bahkan ketika Adam belum diciptakan. Beliau diberi tubuh yang nampak kemudian pada kedatangannya ke bumi beliau seorang nabi dan apa yang dilakukan beliau dalam kapasitas ini adalah shariat Ahmadi. Jiwa beliau masih memimpin salat dan tidak beranjak dari sujudnya hingga Allah menjawab, “Aku di sini wahai hamba (labaik ya abdi). Jika jiwa anda begitu unggul maka anda juga dapat meraih shariat Ahmadi.

 

Pertanyaan: Dikatakan bahwa anda menganggap Quran ada 40 bagian dan bukan 30?

 Jawaban: Di dalam shariat Muhammadi, Quran ada 30 bagian. Satu adalah shariat Ahmadi. Ini merupakan pengetahuan spesial. Abu Huraira berkata kepada para sahabatnya tentang ini bahwa Nabi Muhammad SAW menyampaikan dua cabang pengetahuan pada beliau. “Aku beritahu kalian tentang satu hal, jika aku pernah memberitahu apapun tentang hal kedua, kalian akan membunuhku,” kata beliau. Ini adalah hadits asli. Apa itu pengetahuan kedua? Itu adalah pengetahuan jiwa. Biar saya jelaskan itu lebih lanjut. Tubuh ini terbuat dari tanah liat. Anda harus menerima ini. Ini akan mati, akan tinggal di dunia ini, binasa dan tidak akan pergi ke dunia berikutnya. Kita akan diberi semacam tubuh di kehidupan berikutnya yang tidak akan terbakar ataupun mati, jadi tua ataupun sakit. Jika tubuh ini terbatas pada dunia ini, maka itu tidak akan melakukan perjalanan berikutnya. Jadi, apa tanggungjawabnya, perjalanannya? Tidakkah hal ini direnungkan? (Tubuh) ini seperti sebuah rumah dengan tujuh tempat tinggal. Salah satu tempat tinggal adalah Diri/Ego, itu disebut Latifah (entitas spiritual) Nafs dan Quran diwahyukan. Pada beberapa tempat di dalam Quran dikatakan untuk menyucikan Diri/Nafs dan memperbaikinya. Terkadang menjaga sikap, kadang tamak, kadang itu diingatkan oleh neraka dan kadang dimotivasi oleh surga, tidakkah begitu? Tetapi ini hanya untuk Diri/Nafs, apa yang berikutnya jika itu sudah dibersihkan? Ketika sebuah Diri/Nafs telah bersih, pengetahuan dalam Diri/Nafs mulai. Tahap berikutnya adalah pengetahuan hati. Setelah penyucian diri, tahap ini bukan ‘ini kitab, dimana tak ada keraguan di dalamnya.’ (dzaalikal kitaabularaiba). Tidak sekedar kitab, tetapi ‘kitab ini’ artinya di dalamnya tidak ada keraguan. Tetapi bahkan seorang Hindu dan kafir meragukan tentang itu. Apakah mereka tidak percaya Quran? Jadi jika seorang kafir menyucikan Dirinya bahkan dia tidak akan mempercayai kitab ini. Pada tahap ini, (Quran) itu memiliki 30 bagian yang eksis dan 10 yang lainnya. Ini merupakan pengetahuan eksklusif, Kenabian Hati, dianugerahkan kepada Nabi Adam AS. Ini didistribusikan untuk beliau dan para santa/walinya. Diatas tahap ini adalah jiwa dan kitabnya; ini memiliki bagian yang berbeda. Ibrahim AS unggul atas Adam AS terkait dengan keunggulan jiwa beliau. Berikutnya adalah Musa AS dan beliau dianugerahi 3 bagian (Pengetahuan) Tersembunyi, separuh untuk beliau dan separuhnya lagi untuk para walinya. Itulah mengapa beliau lebih hebat daripada Ibrahim AS. Kemudian datang Isa AS mendapat 4 bagian, separuh untuk beliau sendiri dan separuh untuk wali-walinya, dan ditempatkan lebih tinggi daripada Musa AS. Akhirnya, Nabi Muhammad SAW menerima 5 pengetahuan, Pengetahuan Dalam Tersembunyi. Itulah mengapa beliau yang terhebat diantara semua. Oleh sebab itu, satu adalah Diri/Nafs, dan mereka ada lima. Enam ini termasuk di dalam Pengetahuan. Pengetahuan Diri/Nafs adalah 30 sementara Pengetahuan Lima (5) dibagi menjadi 10.  Ini berada diluar tahap Ana, yang merupakan latifah/entitas spiritual ketujuh, dan tidak terhubung dengan pengetahuan tetapi dengan Ishq (cinta kasih). Pergilah ke guru spiritual dan anda akan dapat mengambil hikmah ini bahwa ada pengetahuan penghubung dan pengetahuan dalam. Saya katakan bahwa 30 bagian adalah penghubung sementara 10 adalah tersembunyi, dan itu asli. Kita dapat membuktikan itu dari buku-buku para wali, tetapi Ulama mengabaikan ini, mengabaikan pengetahuan ini dan mengutip kejadian dari Shah Shams Tabriz. Ketika beliau memasukkan kitab-kitab ke dalam sumur), Rumi bertanya, “Apa ini?”, “Ini adalah pengetahuan yang kamu tidak tahu.” Ketika beliau mengambili itu keluar, Rumi bertanya, “Apa ini?”, “ini adalah pengetahuan yang kamu tidak tahu.” Ada sebuah pengetahuan yang beliau (Rumi) tidak tahu. Beliau tidak tahu sejenis pengetahuan dan beliau (Shah Shams) berkata bahwa ini adalah pengetahuan yang tentangnya anda sekalian tidak tahu. Seandainya Quran cukup, bahwa Ghaus pak membaca Quran, Khawaja Sahib juga membaca quran, lalu mengapa mereka pergi ke hutan-hutan? Karena di sana mereka menemukan tipe lain dari pengetahuan, bukan begitu? Di sini mereka diajari oleh ulama dan di sana (hutan) Nabi Muhammad SAW menjadi guru mereka. Dan tentu saja hasilnya akan berbeda. Di sini orang dapat menjadi alim atau ahli hadits sementara di sana mereka dapat menjadi seorang wali atau sultan.

 

Pertanyaan: Saya membaca salah satu perkataan anda di beberapa panggung (ceramah) bahwa penglihatan akan Allah adalah memungkinkan. Berilah beberapa alasan!

Jawaban: Ibrahim bin Adham berkata bahwa beliau telah melihat Allah 70 kali, sementara itu Sheikh Sultan Bahu berkata bahwa kita dapat melihat Allah kapanpun kita ingin. Nabi Muhammad SAW adalah seorang pribadi yang unik diantara semuanya. Semua yang lain melihat Allah melalui jiwa-jiwa mereka, sementara itu Nabi Muhammad SAW melihat Allah melalui mata fisik beliau. Ada juga istilah Wali Allah. Itu artinya Teman Allah. Teman adalah seseorang yang kita lihat, bicara padanya. Jika seseorang yang tidak melihat dan bicara kepada seseorang dan mengaku menjadi temannya, bukankah dia seorang pembohong? Seandainya pengklaim kenabian yang palsu adalah seorang pembohong bagi anda, lalu anda akan sebut apa pengklaim kewalian yang palsu? Dia berada di tepi kekafiran. Kewalian menuntut penglihatan (akan Tuhan) dan wahyu. Satu-satunya perbedaan adalah bahwa wanita hanya bisa mendapatkan wahyu, mereka tidak bisa mendapatkan penglihatan. Itulah mengapa mereka setengah wali, seperti Rabiah Basri yang dijuluki setengah Qalander. Wali-wali lainnya memiliki penglihatan, percakapan dan jika siapapun mengaku menjadi wali tanpa ini, dia seorang pembohong.

 

Pertanyaan: Para pengikut Anda memanggil anda Lord (Tuhan)! Apa sebenarnya?

Jawaban: Yang sebenarnya adalah bahwa banyak dari yang bukan pengikut saya memanggil saya setan. Banyak dari mereka memanggil saya murtad (ingkar dari agama), banyak yang menganggap saya kafir, sementara yang lainnya memanggil saya Mahdi, banyak dari mereka memanggil saya Isa. Itu berdasarkan seberapa kuat keyakinan seseorang terhadap saya. Anda seharusnya menanyai mereka, saya tak dapat berkata apapun. Saya seorang Muslim, bertindak menurut Quran, dan itu tertulis di dalamnya bahwa “Katakan bahwa Allah itu satu, Dia tidak punya anak”. Di sisi lain saya memiliki orang tua dan anak-anak. Jika mereka memberi saya gelar, anda harus tanyai mereka, munculkan fatwa melawan mereka.

 

Pertanyaan: Jika seseorang meninggal tiba-tiba setelah mendapatkan dzikr Qalb dari anda, lalu bagaimana dengan tahapan berikutnya yang belum tercapai?

Jawaban: Pertama-tama adalah bahwa dzikr Qalb tidak pernah dapat dilakukan semaunya. Kami hanya agen, si pemberitahu. Kami hanya mempekerjakan diri kami dengan Dzat yang menyuruh kami. Selama Nabi Muhammad SAW tidak mengukuhkan, Allah tidak pernah berkenan. Jadi, siapapun memiliki ijin hati (dari nabi SAW) kematian atau hidupnya menjadi tak berarti dan perjalanan ke tahap berikutnya berlanjut. Karena kematian hanya untuk tubuh, dalam dirinya masih hidup. Shah Abdul Latif Bhitai. Orang-orang biasa memanggil beliau penyair sufi, tak seorangpun mendapatkan berkah dari pusara beliau, tetapi beliau melanjutkan meditasi beliau. Perjalanan beliau berlangsung. Segera setelah beliau menyempurnakan perjalanan batin beliau, orang-orang mulai menerima berkah beliau. Jadi tahapan-tahapan orang-orang berlanjut untuk disempurnakan.

 

Pertanyaan: Apa pendapat anda tentang foto. Apakah itu dilarang?

Jawaban: Sebagian orang menganggap itu dilarang sementara sebagian lain menganggap tak ada masalah dalam hal itu. Bahkan beberapa wali membingungkan saya. Dimana Allah telah membuat ini sebagai kebingungan (pada publik), maka kebingungan yang dibuat oleh para wali, bukan masalah. Ala Hazrat menulis bahwa gambar-gambar dilarang, tetapi pada masa beliau gambar-gambar Peer (orang suci) Mahar Ali shah tersebar luas, mengapa tidak menyatakan pada mereka itu juga dilarang? Ala Hazrat menulis di dalam Kinz al Iman bahwa gambar-gambar semua nabi ada di Tabut Sakinah (Hajar Aswad)… Apa yang harus saya katakan disini? Sekarang itu terserah kepada anda… Menganggap ini terlarang atau tidak!

 

Pertanyaan: Jika Imam Mahdi dan Hazrat Isa telah tiba, lalu mengapa anda tidak tunjukkan mereka kepada orang-orang?

Jawaban: Orang-orang akan tahu. Saya telah sebutkan tanda-tanda mereka.

 

Pertanyaan: Jika seorang dzakir (orang yang berdzikr) berkonsentrasi pada hatinya setelah berdzikr dan melihat nur di dalam hati, Ka’bah terbungkus di dalam nur ini dan melihat ruh-ruh di dalam diri mengelilingi Ka’bah dan selama pengalaman ini, shahadat tertulis di dalam hatinya dan bersinar, apa ini disebut ainul yakin?

Jawaban: ini bukan ainul yakin, tetapi haqqul yakin. Karena fase-fase tersebut tidak ada shahadat. Jika ada, maka shahadat ini nyata, tetapi jika tidak ada shahadat sama sekali, ini adalah ainul yakin, bukan begitu? Jika anda memiliki shahadat di dalam hati, itu adalah keimanan yang suci. Segera sesudah Mujadid melihat ruh-ruh menunduk di hadapannya dalam pengalamannya, dia resah dan berpikir bahwa itu tidak diperbolehkan. Tatapi sebuah suara surgawi menghiburnya bahwa dia tidak perlu khawatir, sebab ruh-ruh tersebut tidak menunduk di hadapannya melainkan mereka bersujud kepada kabah yang ada di dalam dirinya (Mujadid). Sujud dilakukan kepada siapa yang Allah kehendaki. (ini tidak aneh).

 

 

Pertanyaan: sebelumnya anda mengajarkan tentang menyebut nama Allah. Anda menekankan pada ajaran dzikr Qalb. Kemudian anda berubah menjadi spiritualis, kadang-kadang anda menyebarluaskan tentang Imam Mahdi, apa tujuan anda berikutnya? Apa yang anda inginkan? Apakah anda bermaksud untuk memasuki politik?

Jawaban: Saya telah memberikan jawaban yang detail tentang ini.

 

 

Pertanyaan: Apakah itu penyatuan wujud (wahdatul wujud) dan penyatuan perenungan (wahdatul shuhud)?

Jawaban: Tak seorangpun yang merupakan wahdatul wujud hadir di sini. Apa yang harus saya katakan? Pendukung wahdatul wujud berkata bahwa Allah ada dalam segala sesuatu. Dia mengaku bahwa Allah ada dalam setiap hati. Sementara itu pendukung wahdatul shuhud meyakini bahwa jika Allah ada dalam setiap hati, maka orang kafir juga memilikinya. Jika demikian, apa tujuan dari neraka? Jika Allah berada dalam segala sesuatu, mengapa ada neraka? Siapapun yang memiliki cahaya Allah tidak akan pernah masuk neraka! Di sisi lain, para pendukung wahdatul wujud adalah mereka yang menyebut ya Rahman. Mereka biasa menyebut Ya Rahman atau Ya Wadud. Dengan menyebut ya Rahman, mereka meraih cahaya Rahman. Mereka menyaksikan dengan mata mereka sendiri. Mereka melihat sekilas Rahman juga nampak dalam binatang, itulah mengapa binatang-binatang mengasihi anak mereka. Mereka berkata bahwa Allah ada dalam segala sesuatunya. Bagaimana dengan pendukung wahdatul shuhud? Mereka menyebut nama Allah, dan dengan ini cahaya Allah datang ke dalam hati mereka. Ketika melihat melalui cahaya Allah, mereka menyaksikan bahwa dunia sepenuhnya tanpa cahaya apapun. Dalam beberapa hari pertengkaran mulai antara pendukung wahdatul wujud dengan wahdatul shuhud dan kami adalah pendukung wahdatul shuhud. Orang yang memiliki cahaya Allah di dalam dirinya adalah wahdatul shuhud dan orang yang terhalang dari itu merupakan wahdatul wujud. Praktisi dari wahdatul wujud pada perjalanan spiritualnya berhenti pada sebuah tingkatan. Dia tidak dapat melangkah lebih jauh dan berkata bahwa dia hanya melihat sebuah cahaya dan bukan wujud Allah. Orang wahdatul shuhud memiliki nama Allah (di dalam diri) sehingga mereka meraih pada sang Dzat (Allah). Dia berjabat tangan dengan Nabi Muhammad SAW, jadi dia membuktikan hadits bahwa Allah telah menciptakan manusia dalam wujudNya sendiri. Jadi ini adalah benturan antara wahdatul wujud dengan wahdatul shuhud.

 

 

Pertanyaan: Anda telah bertanggungjawab atas kematian perempuan di tempat anda, benarkah itu?

Jawaban: Pertama adalah bahwa dia datang ke biara saya dan ada berjejal orang yang teratur datang. Anaknya menaruh dia disana, jadi dia sendirian. Jika kami dapat membunuhnya, kami juga dapat menguburnya di suatu tempat. Kami memiliki lahan dan kendaraan sendiri, kami mungkin menguburnya di suatu tempat atau hanya melemparkan mayatnya. Mengapa kami harus memanggil keluarganya dan menyerahkan dirinya kepada mereka? Ini adalah ulah dari orang-orang politik, sebuah rencana para agen. Ini hanya propaganda negatif, tetapi segera mereka akan memulai propaganda positif begitu saja. Kemudian mereka berkata bahwa masalah tersebut telah diinvestigasi oleh bagian kriminal. Kami membaca di koran bahwa dia melihat sesuatu yang salah terjadi, itulah mengapa dia dibunuh. Saudara-saudara… jika dia sendirian dan melihat sesuatu yang salah kemudian apakah dia memberitahu orang lain melalui mimpi? Dikatakan bahwa aku melihat sesuatu dan dibunuh? Koran-koran ini, yang orang-orang tidak meragukannya. Inilah kuncinya… apakah dia memberitahu mereka lewat mimpi?

 

 

Pertanyaan: Ada banyak pembicaraan tentang Imam Mahdi AS dan Nabi Isa AS, dimana Dajjal? Katakan sesuatu tentangnya?

Jawaban: Jika saya pernah berkata bahwa sekarang Dajjal ada di tempat ini dan itu, percayalah bahwa perang akan terjadi. Jadi, tunggulah pada saat yang tepat dan ini akan berasal dari Allah. Dan itu lebih baik. Dajjal tidak jauh dari Pakistan.

 

 

Pertanyaan: Anda menyingkap misteri Alif Lam Mim. Quran juga memiliki huruf-huruf Muqattat, semacam Alif Lam Ra, apa rahasianya?

Jawaban: Kami tidak dapat mengungkapkan sekarang.

 

 

Pertanyaan: Dikatakan tentang Sultan Al Fuqra bahwa kami dapat memanggilnya Tuhan atau manusia, keduanya boleh. Bagimana itu mungkin bahwa seorang manusia menjadi Tuhan?

Jawaban: Sebenarnya hal itu adalah bahwa laki-laki itu tentunya memiliki kapasitas-kapasitas  tersembunyi (lataif) di dalam dirinya. Jika dia menjadi wali melalui hal itu, dia tidak dapat disebut Tuhan. Allah menganugerahi sebagian wali dengan cahaya Allah yang ekslusif yang disebut Jussah Taufiq Ilahi. Sementara itu memberkati sebagian orang dengan Thifl Nuri. Setelah ini, nampaknya, orang tersebut akan menjadi orang normal, tetapi dari dalam, anda mungkin akan menganggapnya Tuhan. Untuk orang-orang jenis ini Allah berkata bahwa dia menjadi begitu dekat padaKu sehingga Aku menjadi tangannya dengan apa yang dia pegang, Aku menjadi lidahnya dengan apa yang dia katakan. Ini untuk orang yang sangat spesial. Segera sesudah Allah berpikir untuk melihat seperti apa Dia? Seperti halnya anda berpikir untuk melihat diri anda sendiri di cermin, dengan cara yang sama Allah berpikir. Jadi sebuah refleksi/pantulan di hadapanNya dan itu berubah menjadi sebuah jiwa. Allah jatuh cinta kepadanya dan dia juga jatuh cinta kepada Allah. Itu adalah jiwa Nabi Muhammad SAW. Kemudian Allah menggoncangkan diriNya sendiri dengan suka cita dan tujuh jiwa lagi tercipta. Itu merupakan jiwa-jiwa sultan. Ketika jiwa-jiwa tersebut turun ke Bumi, Sheikh Sultan Bahu berkata, “Jika kalian memanggil mereka Tuhan, itu tidak salah. Itu merupakan jiwa-jiwa pada saat itu!” Anda dapat mempelajari buklet Sultan Bahu “Roohi Sharif” untuk keingintahuan lebih lanjut.

 

 

Pertanyaan: Maafkan sebelumnya! Dunia Arab penuh dengan dosa-dosa dan ketika anda pergi kemanapun untuk mengundang dzikr Qalb, mengapa anda tidak mengundang mereka untuk ini?

Jawaban: Kami pergi kemanapun, juga pergi ke Arab, tetapi itu hanya akan mulai di hati dengan kehendak Allah. Jika Dia tidak berkehendak, kami kembali dari mereka. Dengan kehendak Allah kami mendapat dukungan dan pergi lagi dan lagi kepada mereka.

 

 

Pertanyaan: Beberapa orang berpengaruh memanggil kami untuk melempar diri kami sendiri ke dalam api jika kami benar. Haruskah kami lakukan atau tidak?

Jawaban: Jangan! Berjanjilah kepada saya saja. Kumpulkan semua penantang dan bawa saya kepada mereka. Lihat saudara-saudara…semua penantang adalah penantang saya; mereka tidak ada hubungannya dengan anda sekalian. Kumpulkan mereka semua dan lemparkan mereka dan saya ke dalam api. Mari kita lihat siapa yang keluar tanpa terluka. Bawa semua ulama yang mengeluarkan fatwa melawan kami…nyalakan api dan lempar kami.

 

 

Pertanyaan: Saya memulai dengan pertanyaan yang tidak pernah ditanyakan dalam perkumpulan ini sejauh ini. Ini sangat terkenal dan kami mendengar dari begitu banyak orang. Ketika kami sedang melihat anda hari ini, pastinya (wajah) anda terlihat berubah seiring berjalannya waktu dan itu akan terus berubah. Tetapi bulan selalu sama selamanya. Tetapi anda mengklaim bahwa gambar anda ada di sana. Tetapi gambar itu sejak hari penciptaan dan akan ada hingga hari akhir. Jadi, apa kebenaran dari pengakuan ini? Benarkah bahwa bulan akan tetap seperti hari permulaan hingga hari akhir?

Jawaban: Saya tahu ketika gambar muncul di Bulan dan berapa lama itu akan bertahan. Pada awalnya orang akan mulai untuk berkata bahwa sebuah gambar tampak di bulan, dan kemudian saya melihat itu. Jika pernah itu terbukti keliru, duapuluh tahun pengajaran saya akan tidak berguna. Kemudian saya memberikan foto saya dan gambar itu dan kami mengeceknya di komputer, di Inggris, di Amerika. Mereka semua membuktikan dan kemudian saya mengumumkan bahwa itu gambar saya. Mengapa itu di sana dan siapa yang yang menempatkannya?… Saya tidak diberi pengetahuan tentang itu. Tetapi saya dapat pastikan bahwa itu gambar saya. Bulan muncul setiap bulan dan bulan ini juga. Fotolah saya dan juga Bulan, anda boleh membuktikan. Jika anda menemukan itu salah, maka tanyailah saya. Jika itu benar, maka anda tinggal mengakuinya… dan jika tidak, maka tolong tidak libatkan saya dalam hal apapun. Saya meminta kepada pemerintah untuk mengenali itu. Saya katakan bahwa jika itu salah, maka itu merupakan penipuan besar dan bohong dan mengapa kalian tidak menangkap saya? Dan jika itu benar, akuilah itu dan beritahu orang kebenaran tersebut. Anda memiliki sumber-sumber dan hal ini tidak baru, selama 5 atau 6 tahun kami telah mendengar tentang ini. Begitu banyak jari telah ditudingkan pada mereka dan pada kami, kasus-kasus telah dimulai, orang-orang sedang membuat tuduhan pada kami. Jika itu telah keliru, akankah para ulama itu mengecualikan kami? Pada mulanya mereka tidak pernah mengakui, sekarang mereka mengenali tetapi mengatakan bahwa ini bukan bukti kewalian/kesantaan. Sekarang mereka mengakui dan kami juga sedang menunggu bahwa seseorang muncul dan menyelidiki. Jika seseorang menemukan ini salah, beri kami hukuman yang anda sekalian inginkan dan jika benar, akui saja… jangan tunjukkan kemunafikan. Agen-agen pemerintah mungkin juga hadir di sini dan kami menyampaikan pesan kami melalui berbagai cara. Melalui koran, melalui pidato, dan hari ini lagi saya sedang meminta kepada pemerintah untuk menyelidiki.

 

 

Pertanyaan: Dikatakan bahwa para pekerja anda dari Anjuman Sarfarush Islam memerlukan ijin anda untuk melakukan ibadah mereka; jika anda ijinkan mereka melakukan, jika tidak mereka tidak akan lakukan. Ini adalah masalah antara Allah dengan hambanya, jadi mengapa ijin anda diperlukan untuk ibadah-ibadah wajib?

Jawaban: Saya tidak pernah meminta siapapun (melakukan itu). Tetapi saya meminta mereka untuk beribadah/salat karena itu akan meninggikan derajat mereka. Jika anda salat lima waktu, anda hanya merupakan Namazi dan hanya jika anda melakukan dzikr dan tidak salat, maka akan tetap seorang dzakir. Di sisi lain kewalian akan mulai dengan komposisi keduanya. Kami menasehati mereka lagi dan lagi. Dan penyangkal ibadah/salat adalah orang kafir bagi kami.

 

 

Pertanyaan: Ketika anda tiba di sini, saya perhatikan bahwa musik dimainkan di sini. Kedua, kata ‘O’ (Ya) tertulis dengan nama anda. Menurut pengetahuan saya dan pemahaman kata ‘O’ hanya dapat digunakan untuk Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW, meskipun ini juga salah. Tetapi mengapa nama anda… jika itu tidak terjadi dengan Umar RA, Ali RA, Usman RA, dan Faruq RA, mengapa begitu?

Jawaban: Tolong dengarkan saya! Ini adalah untuk nama setiap orang…O Ali (ya Ali), O Ghaus Madad. Orang memanggil teman mereka dengan ‘O’ … bukan? Dan itu adalah keyakinan mereka. Tidak ada yang salah dengan menggunakan ‘O’, itu bukan menyiratkan kekafiran. Itu saja.

 

 

Pertanyaan: Selama pertemuan dengan Allah, pandangan nabi (SAW) adalah pada cincin yang kemudian beliau berikan itu kepada Hazrat Ali. Apa misterinya?

Jawaban: Itu benar. Ketika saya mengatakan hal semacam itu, orang menyalahkan saya berpihak pada Shiah. Tetapi apa yang benar selalu benar (anda tidak dapat menyangkalnya). Ini adalah ada di Hadits… ini ada dalam Hadits Muslim, Hadits Bukhari. Ketika mereka menyaring dan memperbaiki koleksi/kumpulan Hadits… Hadits Shahih Muslim, Hadits Sahih Bukhari… mereka menghapus Hadits semacam itu… bukan? Itu sungguh pasti ada. Ada Hadits-Hadits tentang ini.

 

 

Pertanyaan: Jenis pertempuran apa yang akan terjadi antara Imam Mahdi dengan Dajjal?

Jawaban: Hanya Dia yang dapat memberitahu ketika waktunya sudah tiba! Saya bisa bilang apa?

 

 

Pertanyaan: Siapa yang berada pada kedudukan Qutab Madaar (tingkatan spiritual)?

Jawaban: Jika setiap orang pernah tahu tentang Qutab Madaar, kewaliannya akan hilang (qutab madaar adalah tingkatan spiritual yang rahasia/tidak diungkapkan pada setiap orang). Kami hanya dapat memberitahu tentang Ghaus dan beliau berada di Ghamkol Sharif… di Pakistan, Ghamkol Sharif, Kohat.

 

 

Pertanyaan: Pak, anda katakan program di Taman Nishtar bahwa gambar Imam Mahdi telah diperlihatkan kepada semua wali/santa. Maukah anda memberitahu beberapa nama sehingga kami mungkin berhubungan dengan mereka untuk suatu waktu?

Jawaban: Pergilah ke Ghamkof Sharif. Orang-orang di Eropa mungkin menghubungi Sheikh Nazim dan orang di Amerika Serikat mungkin menghubungi Sheikh Hisham. Orang-orang ini tahu.

 

 

Pertanyaan: Dengan cara bagaimana 40 bagian Quran dituliskan? Apakah anda membaca itu semua? Jika iya, mengapa anda tidak tuliskan itu?

Jawaban: Seperti Taurat, Zabur, dan Injil telah diwahyukan dalam bahasa nabinya, dengan cara yang sama, ada 30 bagian di sini. Pengetahuan tersebut dalam bahasa Suryani. Para nabi dan wali/santa diajari dalam bahasa yang mereka tahu. Quran adalah yang paling terakhir diantara semua…pertama Taurat diwahyukan, kemudian Zabur dan kemudian Injil. Pengetahuan yang Adam miliki adalah dalam bahasa Suryani dan itu pengetahuan dalam Diri. Bahasa Suryani tersebut masih ada. Seorang wali/santa diajari dalam bahasanya sendiri, sebuah tafsir diajarkan kepadanya. Jika dia diajari bahasa Suryani, maka pertama dia akan memerlukan untuk belajar bahasa Suryani dan kemudian tafsirnya…setelah itu dia akan mengajarkan bahasa Suryani kepada orang lain. Itulah mengapa dia diajari dalam bahasanya… yaitu tafsir…ini adalah pengetahuan mereka (tafsir Pengetahuan 10 bagian yang tersembunyi)! Khidr …ada sebuah cerita tentang beliau didalam Quran…pengetahuan yang Musa AS miliki berbeda dari pengetahuan beliau dan pengetahuan apapun dari Allah, jika itu datang melalui wahyu, dianggap sebagai Hadits Qudsi. Jika Jibril menyertai wahyu tersebut disebut Quran.

 

 

Pertanyaan: Sebagian orang berkata bahwa nama ayah Imam Mahdi adalah Abdullah dan ibu beliau adalah Aminah. Dan beliau akan gagap. Benarkah itu?

Jawaban: Ketika beliau datang, tanyailah beliau siapa nama ayahnya. Segera setelah beliau datang, beliau akan menyatakan, “Aku adalah Imam Mahdi.” Mengapa bertanya pada saya? Bertanyalah padanya, apapun yang ada di pikiran anda setelah itu, saya belum mengumumkan apapun. (tentang nama orang tua Imam Mahdi dijawab detail dalam: http://www.agamatuhan.com/Kotri-Sharif.htm 

Sekarang, biarkan saya memberitahu anda tentang dzikr. Sebagian orang akan menjadi baru; meskipun Muslim, belum pernah salat, bahkan tidak dzikr. Apa mereka, tidak lebih dari binatang? Binatang tidur setelah melakukan pekerjaan. Mereka tidur juga, setelah melakukan pekerjaan duniawi. Ada sebagian orang meskipun salat, mereka tidak berdzikr; dan ada sebagian juga yang berdzikr tapi tidak salat. Tetapi orang-orang yang berdzikr lebih baik daripada mereka yang tidak melakukan apapun sama sekali. mereka diberkahi, mereka telah mulai berdzikr; meskipun tidak salat. Tetapi mereka lebih baik daripada keadaan mereka sebelumnya, bukan? Untuk ini, hati mereka akan dipenuhi oleh cinta Allah; dan cinta ini akan menjadi sumber perantara mereka. Dan itu mungkin terjadi bahwa, untuk pengingatan (nama Allah dalam hati) ini, mereka akan mulai salat; dengan cara ini hati mereka akan tidak terkontaminasi, dan lidah mereka tersucikan. Salat adalah realitas; itu tidak memerlukan penghormatan/pujian atau hadiah dan persembahan kepada Allah untuk dibayarkan. Kami tidak terkait dengan, murid siapa anda (tidak pandang aliran, sekte, agama dll); kami berharap bahwa daripada rosario lahiriah (dzikr dengan mulut), bagian dalam diri anda seharusnya mulai menghitung rosario yang sebenarnya. Seperti ‘tik tik’ berlanjut di luar; hal yang sama terjadi di dalam. Segera setelah ‘tik tik’ tersebut mulai bergetar Allah Allah; maka Allah Allah tersebut akan terserap jauh ke dalam darah anda. Perjalanan dari darah menuju otot dan kemudian dari otot menuju jiwa anda sekalian --- jiwa anda mulai menyebut Allah Allah juga.

 

Saat sekarang, apapun doa yang anda panjatkan, ada perselisihan antara hati dengan lidah; apa yang nampak di lidah, itu tidak ada di hati; dan apa yang ada di hati, tidak muncul di lidah. Pernah Abu Bakar ash Shiddiq bertanya kepada Nabi Suci (SAW), “Kapanpun ketika saya salat, saya merasakan godaan.” Nabi Suci (SAW) berkata, “ Kamu sedang mendapat dua tipe hadiah; satu untuk salat dan yang satunya lagi untuk ‘jihad’”. Apa itu? Selama penyebutan Allah Allah; setan menggoda di dalam hati anda. Allah Allah tersebut (getaran jantung) mengusir mereka keluar. Godaan datang lagi; lagi Allah Allah ini mengusir mereka; ini adalah pertempuran yang mulai di dalam. Ini disebut “jihad”. Jika tidak ada Allah di dalam, godaan—godaan tersebut menghuni secara tetap. Artinya, hati anda akan bersama dengan setan itu. Anda tidak dapat mempercayai ‘salat palsu; ini akan dilempar ke wajah anda di hari kiamat. Ketika Allah Allah akan mulai merasuk di dalam hati; maka bahkan anda sibuk dalam pekerjaan, hati anda akan melanjutkan Allah Allah ini. Anda akan sukses dengan cara ini. Anda akan mencoba lagi bahwa, “Aku harus tetap membaca buku atau majalah atau bahkan menyetir mobil.” dan Allah Allah ini juga harus berlanjut. Kemudian, anda akan berharap bahwa, “Aku harusnya melanjutkan salatku.” --- dan Allah Allah juga berlanjut. Saat itu, hati dan lidah akan searah. Lidah akan mengucapakan, “qul huwallahu ahad.” (Allah adalah Esa); hati akan menyaksikan dengan berkata Allah Allah. Allah dan satu-satunya Allah. Sekarang semua godaan dikeluarkan. Ibadah kosong belaka tidak mencapai Allah. Hati ini seperti telepon. Hati ini adalah telepon antara anda dengan Allah. Setan ditempatkan di dalamnya; kemudian bagaimana doa anda bisa mencapai langit? Ketika Allah Allah memasuki hati, setan melarikan diri. Itu akan diisi oleh cahaya Allah; karena ada listrik di di dalam telepon. Selama bekerja, jika ada cahaya Allah; itu akan bekerja. Seperti gelombang listrik, anda berbicara di Amerika; cahaya Allah terhubung dengan anda dengan singgasana Allah. Pada saat itu ketika anda salat, telepon cahaya Allah akan menyambungkannya ke atas. Salat itu adalah tangga orang beriman. Pada saat anda berbicara, itu akan tersambung ke atas. Mengapa orang-orang mengunjungi para santa? Mereka (para santa) memohon di rumah. Allah yang sama ada di tempat-tempat santa. Telepon-telepon dipasang disana --- ketika anda pergi ke sana dan memohon --- airmata anda naik ke atas; dan dengan ini, anda diberkahi --- usaha anda berhasil. Jadi teleponlah, itu saja. Orang-orang yang memiliki telepon di hati mereka, mereka tidak pernah mengatakan diri mereka sendiri Sunni, Wahabi, atau Shiah. Ketika telepon ini – cahaya tuhan – pergi/tidak ada, 72 sekte muncul. Sekarang pemerintah mengatakan sekte-sekte harus dibasmi. Bagaimana? Setan merasuk jauh ke dalam hati. Kelihatannya, mereka memiliki jenggot panjang dan mihrab (tanda hitam di kening bekas sujud) besar; tetapi setan di dalam hati. Setan tidak membiarkan itu bersatu. Dia membuat suami dengan istri, ulama dengan ulama bertengkar untuk sesuatu yang tidak berguna. Selama setan menghuni di dalam hatimu, cahaya Tuhan tidak akan datang. Ketika hatimu dipenuhi dengan cahaya ini, anda akan menjadi Mukmin (Muslim sejati). Hubungan cahaya akan terbangun, karena ada hubungan darah antara saudara laki-laki dan saudara perempuan. Sekarang kalian bersaudara; sebelum ini kalian bukan. Ketika Allah Allah ini mulai di dalam hati, maka apapun yang datang ke dalam hatimu, itu dicintai. Ketika Allah datang ke dalam hatimu, Allah dicintai. Ketika anda mencintai Allah, Allah akan mencintai anda; siapa yang Allah cintai, memperdulikan mereka. Kemudian mereka tidak berkhianat; dan siapa yang Allah ingin untuk tetap di jalan lurus, akan memperlihatkan mereka hal ini. Sekarang, jika seseorang ingin menyebut Allah dengan saya dan dengan cara ini anda akan mendapatkan ijin untuk pengingatan (nama Allah dalam hati). Teruslah praktik, jika Allah Allah mulai di dalam hati anda, doakan saya; jika tidak merasakan itu, lakukan apa saja yang anda ingin. Ada metode lain, ketika anda pergi tidur di malam hari; anggap jari anda sebagai pena dan tuliskan kata Allah di hati anda dengan imajinasi. Jika anda tidak dapat menulis sendiri, panggillah pemandu spiritual anda dan bayangkan beliau sedang menuliskan Allah di hati anda dengan jari anda. Mereka memiliki kekuatan spiritual yang besar sekali. Jika anda tidak memiliki pemandu spiritual, pikirkan pusara manapun yang anda ketahui dan bayangkan bahwa orang suci tersebut sedang menuliskan Allah di dalam hati anda. Mereka lakukan itu, bahkan meskipun anda tidak pergi ke makam manapun, kemudian pikirkan tentang tempat suci Nabi Muhammad SAW, dan dari tempat tersebut seseorang sedang menulis “Allah” di dalam hati anda. Saat itu, apapun yang anda dapatkan, itulah takdir anda. Tidur ---ucapkan dan tulis ini. Ketika anda bangun pada saat matahari terbit, jangan khawatir apakah anda wudzu apa tidak; wudzunya hati tidak dilakukan dengan air. Tetap mengingat Allah dalam pikiran; setiap orang dapat melakukan itu karena ini bukan hal besar/sulit. Sekali waktu, rasakan dan taruh tangan anda di detak jantung; ketika hati anda mulai berdetak, cobalah untuk menyebut Allah dengan itu. Dan pada hari ketika detak jantung anda memanggil Allah Allah; bayangkan bahwa Allah telah menerima anda. Kemudian lakukan sesuatu yang dapat membuat detak jantung anda cepat, baik itu latihan atau berlari cepat; setiap detak jantung seharusnya mengatakan “Allah”. Jika anda melanjutkan itu untuk beberapa hari, detak jantung anda akan berubah menjadi “Allah”. Kapanpun anda sedang duduk santai; rasakan denyut anda dan sertai itu dengan kata Allah Allah dengan ‘tik tik’ itu dan rasakan bahwa Allah sedang memasuki hati anda. Tuhan membantu mereka yang membantu diri mereka sendiri. dan siapa yang Allah kehendaki, tindakan kecil kebaikan akan cukup buatnya. Dan siapa yang Allah tidak kehendaki untuk memberkahi; dia akan berkata bahwa 10 bahkan 20 tahun berlalu, hatiku (jantung) belum bergetar. Ini adalah rahasia mengetahui diri sendiri. siapa anda? Seberapa banyak kasih sayang Allah pada anda? Ini adalah satu-satunya tes; kecuali ini, tidak ada tes lain. Jika anda merasakan kehangatan dengan penyebutan ini (dalam ingatan/pikiran), mulailah menyebut darud sharif (salawat); itu akan membuatnya mendingin. Kemudian anda akan lihat bahwa ketika anda menyebut AllahAllah, itu akan membawa kehangatan pada anda; kemudian penyebutan salawat akan membuat itu mendingin. Suatu hari, baik salawat maupun “Allah” akan bercampur, tidak dingin juga tidak panas. Setelah ini hati anda mengatakan Allah Allah dan anda masih melakukan perbuatan setan (dosa), maka halangan (untuk melakukan dosa) akan datang. Dengan ini, jika anda melakukan hal-hal baik ---salat dan berpuasa; maka bus (kendaraan) anda akan mencapai dengan selamat kepada Allah anda segera. Allah!

 

Untuk ini, siapa yang berharap mendapatkan ijin dzikr hati, tirukan setelah saya, “Allah Hu, Allah Hu, Allah Hu.”

 

 

 

 

 

 

 

 

 

©1999-2011 All Faith Spiritual Movement Intl' admin@theallfaith.com