|
|
||||||||||||||||||
|
Tuhan ada di hati
dan jika dapat ditemukan di hatimu, maka semua tempat ibadah akan datang
ke dalam hatimu, hingga kamu menemukan Tuhan di dalam hatimu, kita harus
pergi ke tempat-tempat ibadah itu. Santa Bayazid
Bastami berkata: Aku telah menyembah Ka’bah (pergi ke Ka’bah untuk
beribadah) selama bertahun-tahun, ketika aku menemukan Tuhan di dalam
hatiku, tempat ibadah yang sama “Ka’bah” mendatangiku. Sekarang itu
ditemukan dalam Injil, Qur’an, dan di kitab-kitab banyak agama tertulis
bahwa kamu harus menemukan Tuhan di dalam hatimu. Sekarang doa yang
kamu ucapkan sepanjang waktu pergi ke gereja dan semua tempat-tempat
ibadah, mereka (doa) semua berada diluar tubuhmu, tujuannya adalah untuk
membawanya ke dalam hatimu. Bagaimana kita membawa ini ke dalam hati? Ada dua cara, melaluinya kamu dapat membawa Tuhan ke dalam hatimu. Cara pertama adalah mendapatkan sebuah “bolam” kecil dan tulisi bolam itu dengan tinta kuning dengan nama “Allah”, nama pribadiNya. Lihatlah itu sesaat sebelum tidur atau tulislah nama Tuhan (*66 kali kapanpun kamu menulis setiap kalinya) pada selembar kertas putih dengan tinta hitam setiap hari.
Ketika kamu melihat
itu setelah beberapa waktu lamanya, itu akan mulai terbayang-bayang di
matamu dan kamu akan melihatnya. Dan ketika kamu melihat itu di matamu
maka dengan konsentrasimu bawalah itu ke dalam hatimu dan kamu akan
melihat itu tertulis di hatimu. Maka seperti polisi memiliki
atribut-atributnya, jadi kamu tahu dia adalah seorang polisi. Dengan cara
yang sama kamu memiliki nama Tuhan tertulis di hatimu maka dikatakan bahwa
kamu adalah manusia Tuhan. Ketika kamu melihat
nama Tuhan tertulis di hatimu, kamu akan merasakan detak jantungmu
berirama. Kemudian dengan detak jantung yang kamu rasakan setelahnya,
dengan itu kamu harus menyebut nama Allah setiap detaknya. Nama Tuhan dalam bahasa agama yang berbeda-beda, sebagian menyebutnya Tuhan, Ram, Permatama, Raab, Khuda, tetapi nama pribadiNya dalam bahasa Syriac (*bahasa yang digunakan di Alam Langit) adalah Allah.
Ketika Injil diwahyukan di Yerusalem pada Jesus dalam bahasa latin pada saat itu wahyu pertama berisi deklarasi keyakinan (syahadat) atas Jesus yang dikatakan “ Isa ruh Allah” (Isa/Jesus adalah jiwa Tuhan). Dengan cara yang sama itu muncul di Taurat yang diwahyukan kepada Musa “Musa kalim Allah” (Musa berbicara dengan Tuhan) dan dengan cara yang sama untuk muslim di dalam quran tertulis “ Muhammad rasul Allah” (Muhammad adalah utusan Tuhan). Itu artinya setiap nabi yang datang, kapanpun kitab suci diwahyukan dengan nama nabi yang dikaitkan adalah dengan nama Tuhan “Allah”. Sekarang ketika
kamu menyebut nama Allah dengan detak jantung, seperti halnya kamu
menggesekkan air dengan air, itu akan menimbulkan listrik, kamu menggesek
dua batu satu sama lain menimbulkan percikan api. Dengan cara yang sama
ketika detak jantungmu menggesek satu sama lain itu akan menimbulkan “Nur”
cahaya nama Tuhan. “Nur” cahaya nama Tuhan ini ketika kamu menyebut nama itu dengan lidah, cahaya yang muncul akan membekas diluar tubuhmu, tetapi ketika detak jantungmu menyebut nama Tuhan dan bergesekan satu sama lain akan menciptakan cahaya. Kemudian cahaya itu menuju darah, lalu melalui darah, cahaya itu akan kemudian mencapai jiwamu dan tubuh/entitas spiritual yang lain di dalam tubuhmu.
Kemudian ketika itu
mencapai jiwamu, maka jiwamu bangkit dan juga kemudian mulai menyebut nama
Tuhan. Setelah itu, kamu tidur tetapi jiwamu tidak tidur. Kamu harus
bekerja dan melakukan banyak hal, tetapi jiwa tidak melakukan hal-hal itu,
selanjutnya jiwa akan menyebut Allah Allah, nama Tuhan 24 jam sehari. Dengan menyebut
nama Tuhan melalui metode ini, “Nur” cahaya yang tercipta ditemukan di
hati dan itu tinggal menetap disana. Hubungan antara kamu dengan Tuhan
adalah telepon ini di dalam dirimu (telepon adalah hati). Telepon ini (bicara
tentang telepon yang kita miliki di rumah kita) akan bekerja ketika itu
memiliki listrik/energi. Itulah mengapa itu bekerja dan telepon di dalam (hati)
akan bekerja dengan “Nur” cahaya Tuhan. Ketika hatimu (
teleponmu mengandung cahaya) maka ketika kamu berbicara, hati tersebut
akan menyambungkan pembicaraanmu kepada Tuhan dan kemudian apapun doa dan
ibadah yang kamu ucapkan setelah itu melalui hati, mereka (doa-doa) akan
mencapai Tuhan. Ini adalah ibadah yang disebut “ibadah hati”. Kemudian entitas/tubuh
spiritual yang kamu miliki di dalam (ada tujuh tubuh spiritual dalam
setiap tubuh manusia). Mereka akan matang dengan cahaya (Nur) di dalam
dirimu. Ketika mereka (tubuh-tubuh spiritual) dipelihara oleh cahaya Tuhan
(Nur), mereka suatu hari akan menjadi dewasa. Ada sebuah tubuh
spiritual di dalam dirimu yang merupakan kepunyaan setan; karena
kekuatannya dan kepemilikannya adalah komplotan setan. Ketika kamu tidur,
itu meninggalkan tubuhmu. Dan tubuh spiritual lainnya ketika mereka
memiliki cahaya Tuhan di dalam diri mereka dan mereka tumbuh kuat, mereka
juga akan meninggalkan tubuh ketika kamu tidur. Tubuh spiritual kepunyaan
komplotan setan itu mencari kelompok setan. Tetapi tubuh-tubuh spiritual
lainnya yang tumbuh kuat dengan cahaya Tuhan, mereka akan meninggalkan
tubuhmu dan mencari kelompok yang diterangi. Kemudian jiwamu
akan melihat sendiri, yaitu bahwa esensi di depan jiwa, para Santa dan
Nabi menunduk dan (jiwa) itu juga akan menunduk di hadapan Tuhan. Esensi
manapun yang jiwamu menunduk, itu akan menjadi esensi sejati dan jalan
kebenaran untuk diikuti. Ketika hatimu mulai
menyebut nama Tuhan, maka apapun yang datang ke hati, hati akan mencintai
hal tersebut. Ketika hatimu akan menemukan cinta Tuhan, maka kamu akan
melihat bahwa Tuhan mulai mencintaimu. Mereka yang mencintai Tuhan suatu
hari Dia melihat mereka dan Dia melihat mereka dengan cinta dan kasih
sayang yang besar. Hari ketika Tuhan
melihatmu, hari itu cinta berakhir dan “Ishq” (itu adalah nama yang
diberikan untuk bagian tersuci dari cinta Tuhan) muncul. Kemudian Tuhan
berkata, “kamu adalah milikku dan aku adalah milikmu”. Kemudian pada saat
itu, meskipun kamu tidak termasuk dalam agama apapun, kamu jauh lebih baik
dari pada mereka yang beragama tetapi mereka tidak memiliki cinta Tuhan di
dalam diri mereka. Mereka yang tidak
memiliki cinta Tuhan, tak ada jaminan apakah mereka akan masuk surga atau
neraka. Tetapi sekalinya kamu memiliki cinta Tuhan di dalam dirimu, maka
kamu memiliki jaminan bahwa kamu akan pergi ke surga. Itu karena bahkan
jika kamu hanya memiliki sedikit saja cahaya di dalam dirimu, kamu tidak
dapat masuk neraka. Ini adalah metode,
dengan ini kamu bisa mendapatkan cahaya nama Tuhan di dalam hatimu. Metode
Syah Syahib (Santa Gohar Syahi) akan memberitahumu untuk menutup matamu
dan kemudian menyebut Allah Allah. Setelah Santa, kamu harus menirukannya,
maka dia akan memberkatimu. Sekarang kamu
berharap untuk menemukan Tuhan dan berharap untuk menemukan cintaNya dan
menemukanNya, tetapi bagaimana kamu tahu bahwa dia berharap kamu untuk
datang ke sisiNya? Ketika kamu
mempraktikkan hal ini dan jika kamu menemukan bahwa kamu dapat mendengar
nama Tuhan di dalam dirimu di dalam detak jantungmu, maka itu berarti kamu
terpilih. Sekalinya kamu menemukan bahwa Allah Allah mulai di dalam dirimu,
kamu lihat bahwa detak jantungmu telah menerima nama Tuhan kemudian terus
praktikkan itu. kemudian bahkan jika kamu merasa bahwa kamu kehilangan
kehidupanmu, biarkan saja, tetapi jangan tinggalkan ini. Sekarang tutup
matamu dan tirukan setelah Syah Syahib (Santa Riaz Ahmad Gohar Syahi)
Allah Allah Allah kemudian dia akan memberkatimu. Itu saja. Orang-orang
yang telah mendapatkan petunjuk dengan menonton video mereka dapat
mempraktikkan meditasi ini di tempat mereka seperti yang diberitahukan
oleh santa Gohar Syahi di video ini. Jika kamu ada pertanyaan, silahkan
dengan leluasa untuk menghubungi kami. Kami akan senang untuk melayanimu.
|
|
|||||||||||||||||
|
©1999-2011 All Faith Spiritual Movement Intl' admin@theallfaith.com |
||||||||||||||||||
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|