Perahu Perjanjian (Tabut Sakinah)

Batu Hitam Suci di Mekah adalah sebenarnya “Perahu Perjanjian” (Tabut Sakinah). Itu diwahyukan kepada Adam oleh Tuhan. Kitab Perjanjian Lama mengatakan dengan jelas akan kekuasaan Tuhan dari Perahu tersebut dan itu telah dianggap suci sejak jaman purba. Itu juga secara jelas disebutkan di dalam Kitab Suci bahwa perahu ini berisi wajah-wajah semua nabi dan orang-orang suci.

Wajah-wajah Santa Riaz Ahmed Gohar Shahi, Jesus Kristus, Musa, Nabi Muhammad SAW, Perawan Maria, dan Durga Maa terlihat di Batu Hitam Suci (Hajar Aswad) Mekah, Saudi Arabia, yang dianggap sebagai tempat tersuci di Bumi bagi Muslim. Ini terlihat jelas pada gambar-gambar Hajar Aswad berikut ini

Foto-foto Batu Hitam yang dipublikasikan oleh perpustakaan Mirza, Mekah
 

 

Wajah Santa Gohar Shahi di Batu Hitam dapat dilihat jika dilihat terbalik. Wajah tersebut telah nampak secara natural di Batu Hitam

Gambar di atas telah nampak secara natural di Batu Hitam. Itu telah menjadi subjek penelitian komputer dan oleh sebab itu diperjelas di sini.

Dikatakan diantara lingkaran spiritual di seluruh dunia bahwa sebagai tambahan, wajah yang muncul di matahari dan bulan, wajah di Batu Hitam (Hajar Aswad) di Mekah, Saudi Arabia, adalah wajah Riaz Ahmed Gohar Shahi dari Pakistan

 

Buku bertema agama ini dipublikasikan oleh departemen pendidikan pemerintah Provinsi Punjab di Pakistan. Buku tersebut memunculkan sebuah foto Batu Hitam dengan wajah Gohar Shahi yang terlihat jelas padanya  

Jussah Gohar Shahi (sebuah entitas spiritual) dianugerahkan pada usia 25 dengan pangkat Pemimpin tentara Spiritual

 

 

Wajah Jesus Kristus, Nabi Muhammad SAW, Perawan Maria, dan Durga Maa juga terlihat di Batu Hitam Suci

Kedua wajah tersebut terlihat di Batu Hitam Suci, Hajar Aswad di tahun 2000.
Wajah-wajah ini masih ada dan terlihat di Hajar Aswad (Ka’bah, Saudi Arabia). Foto-foto Hajar Aswad dapat diperoleh dari perpustakaan-perpustakaan maupun rumah-rumah Muslim. Wajah no.1 dan wajah no.2 tak ada keraguan dan kecurigaan, karena Batu Hitam Suci berada di tempat yang suci dan terjaga.

 

Wajah-wajah ini telah ada sejak lama dan menghiasi di hampir setiap gereja dan rumah-rumah Kristen

 

Wajah Jesus dari Nazareth ini tampak secara mengagumkan ketika foto-foto diambil dari kembalinya sebuah piala misa suci ke tempat ibadah sebuah gereja Spanyol, yang telah dirampas selama masa perang sipil Spanyol (1936-39). Vassula diberi sebuah reproduksi gambar ini pada kunjungan terakhirnya (Agustus 1998) ke Amerika Selatan. Mereka yang familiar dengan gambar wajah yang diambil oleh St. Anna Ali, seorang biarawati yang tinggal di Roma yang Vassula telah temui, akan mengenali kemiripannya. Namun demikian ini penting untuk menunjukkan bahwa dua gambar ini dibuat secara bebas

 

       

Gambar simbolis Kalki Avtar di atas kuda nampak di Hajar Aswad
 

 

Wajah Durga Maa terlihat di Hajar Aswad seperti yang ditandai di gambar besar di atas

---------------------------

 

Alasan Kenapa Nabi Muhammad SAW Mencium Hajar Aswad

Perkataan Santa Riaz Ahmed Riaz Ahmed Gohar Shahi tentang Hajar Aswad

Gambar manusia ditempatkan di Hajar Aswad sejak jaman permulaan dan tujuan dari penempatan gambar ini adalah bahwa setelah melihat gambar tersebut, orang seharusnya memohon shafaat/pertolongan kepada orang yang memiliki gambar tersebut.

Dan jika setelah terhubung dengan orang ini, hati manusia tidak cenderung kepada Allah, dan jika orang tersebut tidak mendapat jalan yang menuntun kepada Allah, maka gambar tersebut tidak dianggap, tetapi jika orang tersebut menanamkan Kabah di hatinya, maka gambar tersebut benar dan pemilik gambar tersebut adalah benar.

Hazrat Umar RA telah berkata pada saat mencium Hajar Aswad, "Aku tidak sedang menciummu, hanya karena kamu batu surga. Aku sedang menciummu, karena junjunganku (Nabi Muhammad SAW) telah menciummu."

Yang mulia Hazrat Riaz Ahmed Gohar Shahi berkata bahwa mengapa Nabi Muhammad SAW telah mencium?! Sementara beliau (SAW) lebih besar keagungannya daripada Hazrat Umar. Nabi Muhammad SAW mencium, karena gambar itu dan jiwa-jiwa suci nabi Muhammad SAW dulunya bersama di langit sana. Ketika Nabi Muhammad SAW datang ke dunia ini, dan melihat gambar manusia saat itu di Hajar Aswad, beliau ingat jiwa itu, yang Nabi Muhammad SAW cintai teramat sangat, dan kedua jiwa itu sangat bahagia satu sama lain. Nabi Muhammad SAW mengenali setelah melihat gambar dari jiwa itu dan lalu menciumnya.

Menjawab pertanyaan ini bahwa, "Mengapa gambar yang berwujud manusia, terbalik di Hajar Aswad?" Santa Riaz Ahmed Gohar Shahi menjawab bahwa baik gambar itu terbalik maupun lurus, itu tetap gambar dan ini oleh Allah dan untuk berkeberatan pada benda tersebut merupakan polemik. Beliau kemudian memberitahu lebih jauh bahwa gambar yang terbalik itu ditempatkan oleh Allah dan Allah juga telah mewujudkan gambar lurus untuk yang berkeberatan dengan itu yaitu gambar waktu masih muda.

Menjawab sebuah pertanyaan, Santa Riaz Ahmed Gohar Shahi memberitahu bahwa kami berharap bahwa umat akan pertama menerangi hati mereka dengan cahaya keyakinan, kemudian mereka seharusnya cenderung kepada jihad.

Referensi: Suara Kebenaran 1-15 Agustus 1999